Senin, 06 Januari 2014

Cara Menjadi Wanita Yang Tidak Cemburuan



    Cemburu wajar apabila memang porsinya tidak terlalu banyak. Setidaknya jumlahnya ada 5-10% dalam hubungan, bisa disebut cemburu yang normal. Tetapi kalau setiap waktu Anda merasa cemburu, wah ada yang tidak benar nih dalam hubungan Anda.
Menjadi wanita yang menyenangkan adalah wanita yang percaya pada dirinya dan tidak terlalu sering cemburu. Ketika pasangan merasa diberi kepercayaan dan nyaman, hubungan akan jauh lebih langgeng dan jauh dari problem yang dapat meretakkan hubungan.
Bagaimana ya caranya menjadi wanita yang tidak cemburuan?

Kepercayaan
Landasan pertama dalam hubungan Anda haruslah sebuah kepercayaan. Berikan kepercayaan pada pasangan bahwa ia akan menjaga cinta Anda dan tidak akan mengkhianati Anda. Ia toh sudah cukup dewasa untuk tahu mana hal yang boleh dilakukan dan mana yang tidak.

Komunikasi
Komunikasi sendiri adalah jembatan penting dalam sebuah hubungan, di mana maksud hati Anda bisa tersampaikan pada pasangan, demikian juga sebaliknya.
Ketika ada hal yang dirasa tidak nyaman, jangan disimpan sendiri. Ungkapkan saja hal tersebut agar pasangan Anda tidak terus-terusan hanya menebak-nebak saja apa mau Anda.
Komunikasi juga merupakan cara yang efektif untuk menghindari kecemburuan dalam suatu hubungan . Berikan ruang dan me time padanya sehingga ia bisa mempertanggungjawabkan apa yang sudah Anda percayakan padanya.
Penelitian mengatakan pada setiap hubungan yang sukses, pasangan harus mampu mempertahankan individualitas mereka. Tidak ada yang boleh membatasi ruang pribadi setiap orang.

Saling memahami
Cara terbaik untuk menghindari kecemburuan dalam hubungan apapun adalah untuk memahami pasangan Anda. Memahami adalah kebutuhan mutlak untuk memiliki hubungan yang sehat. Selalu pahami kebutuhan pasangan Anda dan keinginan.
Ada perbedaan antara kepercayaan dan pengertian . Mereka adalah hal yang berbeda namun sama-sama penting untuk menjaga hubungan. Jauhkan cinta akan hal-hal yang berhubungan dengan orang ketiga, pahami kalau cinta dan komitmen Anda penting untuk lebih difokuskan pada pasangan.
Apabila memang ada yang kurang darinya, maka Anda juga harus paham bahwa ia adalah manusia biasa.
Apapun yang terjadi di dalam hubungan Anda, jangan biarkan perasaan cinta itu menghilang dan lambat laun memudar. Berhenti memikirkan bagaimana cara berpisah pada saat Anda merasa tidak nyaman atau ada masalah. Fokuskan pada penyelesaian, jangan keburu termakan api cemburu sehingga malah Anda tak bisa berpikir jernih.
Jangan lupa pula, cara ampuh untuk mengatasi cemburu sebagai langkah dasar adalah berpikir positif.

Jumat, 03 Januari 2014

Kisah Cinta Beda Agama, Indah Tapi Menyesakkan Dada

  Kisah mengenai cinta beda agama masih ada di sekitar kita. Saat dua hati saling mencintai, ada sebuah halangan besar yang menjadi penghalang, perbedaan agama.

Ada yang mengatakan bahwa cinta adalah perpanjangan kasih sayang Tuhan untuk semua umat-Nya. Namun justru di saat dua orang saling mencintai, kotak-kotak agama menjadi hal yang membuat dada sesak. Saat kita bicara soal keyakinan, kadang cinta harus mengalah. Namun ada saatnya cinta membawa manusia pada keputusan yang tak mudah.

Banyak kisah cinta beda agama berakhir pahit, ada juga yang berakhir manis dalam bingkai pernikahan. Inilah beberapa kisah sahabat Vemale yang pernah mengalami cinta beda agama. Kami mengumpulkannya dari komentar Facebook.

Pernah sih, tapi nggak lama cuma beberapa bulan. Yang pertama ditentang orang tua, karena di agama saya, menikah dengan orang berbeda agama sama saja zina. - Ramadhani Danee Santoso
***
Iya, beda agama itu yang membuat miris. Di saat hati sudah menyatu, ternyata kepercayaan kita yang berbeda. - Juliana Karo-karo
***
Kalau sampai berhubungan nggak, cuma sempat hampir jadian dengan seseorang yang beda agama. Aku sadar seberapa keras perjuangan, kami tetap tidak akan bisa meruntuhkan tembok penghalang yang besar dan tinggi. Karena kami sama-sama kuat di agama masing-masing, kami memutuskan hanya berteman saja.Walaupun kadang masih terasa sakit saat melihat dia dengan wanita lain. - Zhe Alliya Sungkar
***
Saya 3 tahun menjalani kisah cinta beda agama, tapi semua itu tidak bertahan, karena kami bertahan dengan prinsip masing-masing, sehingga susah untuk disatukan. Sehingga kami memutuskan berpisah secara baik-baik. - Riry Lovely Makz
***
Pernah, tapi karena kami sama-sama berpegang teguh pada keyakinan masing-masing, ya akhirnya berpisah saja, daripada berlarut-larut dan tambah terluka. - Ayou Mahardhika
***
Sejak dulu saya sering dapat pacar beda agama dan akhirnya putus. Suatu ketika ketika pacaran dengan yang seiman, sudah cocok bahkan sudah hampir bertunangan, namun kandas lagi. Sekarang saya menikah dengan orang yang berbeda agama, dan kami sudah punya 2 anak. Banyak sekali perbedaan yang membuat kami sering bertengkar, tapi pada akhirnya kami sepakat untuk saling menghargai keyakinan masing-masing, tidak memaksakan kehendak siapa ikut siapa.
***
Di rumah, anak-anak sering mendapatkan pengajaran keyakinan dari saya, sedangkan di sekolah ajaran keagamaan suami. Semua agama mengajarkan kebaikan, tidak ada agama yang jelek. Pada saat pacaran, semua begitu indah, perbedaan agama pun serasa tidak ada masalah, tapi setelah menikah, ternyata semua berubah. Semua kembali lagi pada individu masing-masing. - Lina Linliena
***
Ini yang aku alami sampai menikah, dan sebentar lagi buah cinta kami lahir di dunia. Saya yang memilih untuk ikut agama suami dan saya yakin pilihan yang saya ambil adalah tepat. - Jasica Angelina Yulianto
***
Saya sampai sekarang, sudah menikah namun tetap beda agama. Dan tidak ada tarik menarik. 18 tahun lebih kami menjalaninya, so far so good. - Halimah Herbawono

Itulah beberapa kisah nyata sahabat Vemale yang pernah mengalami cinta beda agama, ada yang berakhir bahagia, ada juga yang harus berakhir sebelum menikah. Apakah Anda pernah mengalami kisah cinta yang sama?


Kamis, 02 Januari 2014

Benarkah Kini Kita Hanya Peduli Pada Diri Sendiri?

  Di jaman yang sudah semakin canggih ini, kita semakin disibukkan dengan berbagai macam hal, mulai dari pekerjaan, urusan rumah, percintaan dan masih banyak lagi. Ini semua agaknya sudah banyak menyita waktu sehingga tidak jarang kita menjadi super sibuk dan tidak banyak memperhatikan sekitar. Apakah kita manusia sudah mulai acuh?
Sebuah cerita datang ke Vemale, bagi kami ini adalah inspirasi. Pada akhirnya, kami dan Anda juga semoga, nantinya menyadari bahwa ada pentingnya memberi sedikit perhatian untuk sekitar kita dan belajar untuk tidak acuh.
***
Adalah seorang anak kecil laki-laki. Ia selalu melewati jalan yang sama setiap harinya. Setiap hari, ia melewati jalan ini bersama ayahnya ke sebuah kedai kopi milik mereka. Namun, sebagai anak laki-laki kecil yang angkuh, ia hanya peduli ia akan pergi ke kedai ayahnya. Bahkan, di sana ia juga akan mendapatkan uang jika mau sedikit membantu ayahnya.
Di kedai kopi, tentu banyak orang, tapi anak laki-laki ini tidak peduli. Untuk apa, pikirnya. Hingga suatu hari, ada sesuatu yang mengganggu pikirannya. Awalnya, ia tidak sengaja melihat seorang pak tua berdiri di ujung jalan. Ah, mungkin ia sedang mengemis atau menunggu seseorang, pikirnya saat itu. Namun, berhari-hari setelahnya, ia menjadi sering sekali melihat pria tua ini. Hatinya kemudian terusik. Apa ya yang ia lakukan di sana? Kenapa ia hanya diam saja di tempat itu di waktu yang sama? Seperti apa sih hidupnya? dan masih banyak lagi pertanyaan yang masuk di otaknya kala itu.
Namun, pada akhirnya ia melupakan hal tersebut. Terlalu mengganggu katanya. Dengan egois ia berpikir bahwa ia masih punya banyak hal lain daripada memikirkan pak tua itu. Belum tentu juga ia bisa mendapatkan jawaban atas pertanyaan-pertanyaannya.
***
Waktu pun berlalu, ia sudah hampir melupakannya. Hingga bertahun-tahun kemudian, ia kembali secara tidak sengaja bertemu dengan pak tua ini. Ia masih ada di tempat yang sama, di ujung jalan tempat kedai kopi ayahnya berada.
Ia cukup dewasa dan pikirnya ia bisa dengan berani bertanya pada pak tua ini. Ia pun mendekat dan dengan lantang bertanya, "Hai Pak Tua, aku sudah lama melihatmu berdiri di ujung jalan ini. Sebenarnya apa yang sedang kau lakukan?" beberapa detik, hanya kehingar-bingaran suara orang dan sekitar yang terdengar. Hingga..
"Aku pernah muda sepertimu, memiliki banyak impian yang besar dan berambisi untuk meraihnya. Tapi ada hal yang kau tidak sadari. "
Si anak laki-laki kemudian mengernyitkan dahinya. Ia mungkin bingung dengan apa yang dimaksud dengan Pak Tua ini sebelum akhirnya Pak Tua menjelaskan kembali, " selama kau hidup, apa yang sudah kau ketahui? " Dengan angkuh ia menjawab, "banyak, keluargaku, teman-temanku, pekerjaanku."
Pak Tua hanya tersenyum, "jadi kau tahu semua hal sekarang? Benarkah? Apakah kau bahkan bersyukur masih bisa melihat dan merasakan banyak hal?"
Deg.. pertanyaan ini membuat anak kecil itu terdiam. Ia sadar, ia hanya tahu bahwa yang ia miliki memang sudah sepantasnya ia miliki. Ia tidak menyadari bahwa ia lupa bahwa itu hanya pemberian. Setelah pertemuan itu, hidup sudah tidak sama lagi. Anak kecil tersebut kemudian tumbuh menjadi pria yang bijaksana dan tak lagi angkuh.
***
Tidakkah ini mengingatkan pada diri kita sendiri? Yang mulai sibuk dengan berbagai hal yang kita sebut kepentingan dan harus? Tidakkah bersyukur juga hal yang penting? Syukurilah waktu  yang Anda miliki, siapa saja yang Anda sayangi dan apa saja yang Anda lakukan.

Kamu tidak bisa meminta waktu untuk kembali, karenanya syukuri setiap detik dalam hidup - anonim

Demi Cinta, Suami Rela Gemuk Agar Seperti Istrinya

"Seberapa besar cintamu padaku?" Mungkin pertanyaan ini seringkali hinggap di hati wanita pada pasangannya. Banyak orang yang merasa bahwa pertanyaan ini bisa mengukur seberapa besar cinta seseorang pada kita. Namun bila Anda bertanya berapa besar cinta Liu Ru pada istrinya yang bertubuh gemuk, mungkin jawabannya adalah sebesar tubuh istrinya. Liu Ru memiliki seorang istri yang membuatnya cinta mati dan dinikahinya semenjak 28 Juni 2013 lalu. Dan diam-diam, ia berencana memiliki tubuh sebesar istrinya, yaitu dengan bobot 140 kg.

(c) asiantown.net
Selama ini banyak wanita yang berpikir bahwa mereka harus diet demi bisa dicintai oleh suaminya. Namun pada kenyataannya, pria selalu punya cara yang unik dan tak pernah bisa kita duga untuk menunjukkan cintanya
Sejak menikah, berat badan Liu Ru yang tadinya 63 kg, melonjak hingga 81 kg. Liu mengatakan pada Chang, "Wanitaku, ambisiku adalah menambah berat badan sehingga aku dan dirimu terlihat serasi satu sama lain."
Liu jatuh cinta pada istrinya sejak pandangan pertama. Ia bahkan melamar Chang hanya setelah 4 kali pacaran. Awalnya pasangan ini sempat dikritik oleh keluarga kedua belah pihak. Ayah Liu mengkritik tubuh calon menantunya yang 2 kali lebih besar dari putranya. Sementara ibu Chang merasa Liu terlalu pendek dan langsing.

(c) asiantown.net
Namun kalau cinta sudah bicara, restu akhirnya datang juga. Keduanya menikah dan merasakan happy ending. Sebagai seorang istri, Chang pernah mencoba untuk menyamai suaminya. Ia melakukan diet ketat namun dengan hasil yang menyedihkan. Chang kehilangan 5 kg berat badannya, namun kesehatannya menurun.
Oleh karena itu, Liu menjalankan perannya. Ia menambah berat badan bukan hanya sekedar karena cinta, namun karena ingin menjadi pasangan yang serasi dan sempurna bagi Chang. Well, semoga meski ada resiko 'obesitas', keduanya tetap dikaruniai kesehatan dan kebahagiaan. Lagi-lagi, love is not about size. Do you believe it?

Kisah Sedih Topan Haiyan, 'Ibu Pergilah, Selamatkan Dirimu'

   Topan Haiyan beberapa waktu lalu menghantam negara Filipina. Begitu dahsyatnya badai topan yang mengerikan itu. Dilansir dari Merdeka.com, topan Haiyan merupakan salah satu badai paling besar dan tercepat yang pernah tercatat. Kecepatan angin mencapai tinggi 314 kilometer (195 mil) per jam di atas permukaan laut.
Di tengah momen menegangkan Topan Haiyan, ada sebuah kisah duka yang tak akan pernah dilupakan oleh seorang guru sekolah menengah bernama Bernadette Tenegra. Wanita berusia 44 tahun itu kehilangan putrinya dalam bencana yang menghantam Vietnam dan Filipina tersebut.
Dalam kondisi angin yang dengan ganasnya menghantam, Bernadette dan putrinya memang ketakutan. Namun Bernadette berusaha membawa dan melindungi putri bungsunya. Saat itu putrinya sudah penuh luka akibat terkena serpihan kayu dari pohon dan bangunan.
Namun Anda tak akan menduga apa yang dikatakan gadis itu, "Ma, pergilah tinggalkan aku. Selamatkan dirimu." Sang ibu berkeras membawa dan menyelamatkan putrinya. Sebagai seorang ibu, nalurinya untuk melindungi sang anak lebih besar daripada rasa takutnya pada badai tersebut.
"Aku memeluknya dan memintanya untuk terus bertahan. Aku berkata akan membawanya pergi dari situ, namun ia akhirnya menyerah," Cerita Bernadette Tenegra dengan hati yang pilu. Sang putri seolah sudah mengetahui bahwa ia tak akan hidup lebih lama dan meminta ibunya untuk menyelamatkan diri saja.
Badai itu menggulingkan rumah, menyapu apapun yang ada di hadapannya. Termasuk suami Tenegra dan anak-anaknya. Namun mereka masih bisa berusaha mencari perlindungan. Hanya putri bungsunya yang terjebak dalam pusaran kuat air dan angin yang menjadi satu.
Sebagai seorang ibu, Bernadette berusaha membuat anaknya bertahan. Ia terus berteriak memanggil namanya, namun sang putri kelihatan terlalu lemah untuk terus hidup. "Akhirnya aku meninggalkannya," kata Bernadette sambil berurai air mata. Tak terbayangkan betapa sedihnya hati seorang ibu ketika kehilangan putri yang ia cintai.
Badai ini memang menjadi salah satu badai terkuat di dunia dan sudah 'menyapa' beberapa negara. Ada yang menyebut badai topan Haiyan sebagai badai Yolanda. Dan sedihnya, Tenegra bukan satu-satunya wanita yang kehilangan sanak keluarganya akibat badai ganas ini. Banyak orang yang nampak berusaha mengenali jenazah yang bergelimpangan untuk mencari kerabat mereka yang hilang.

Foto Inspirasi: Akankah Kita Setia Sampai Tua Seperti Mereka?


  Kadang bila melihat sepasang orang tua yang masih saling berdampingan, bergandengan tangan dan 'berkencan', terselip pertanyaan di dalam batin kita. 'Akankah saya seperti itu nantinya di masa tua bersama pasangan saya?'.
Ya, bila melihat kakek nenek kita, sepintas nampak biasa saja. Namun ada kalanya ketika kita benar-benar menghayati dan merenungkan kehangatan hubungan mereka berdua, maka mungkin jalan kita masih panjang dan penuh tanda tanya untuk bisa menjalani hubungan yang langgeng seperti mereka.

The only thing we never get enough of is love; and the only thing we never give enough of is love. -Henry Miller (c) francescomugnai.comThe only thing we never get enough of is love; and the only thing we never give enough of is love. -Henry Miller (c) francescomugnai.com
Pernikahan adalah komitmen jangka panjang, bahkan dibawa mati, dan itulah kesetiaan yang didambakan banyak pasangan. Meski ada ketakutan bahwa nantinya akan ada waktu yang membosankan di antara kita dan pasangan, namun ketika kita terbiasa mengatasi dan menjalaninya bersama, maka mungkin kita akan bisa mewujudkan cinta seperti mereka yang ada di dalam foto-foto membahagiakan ini.

You know you’re in love when you don’t want to fall asleep because reality is finally better than your dreams. -Dr. Seuss (c) francescomugnai.comYou know you’re in love when you don’t want to fall asleep because reality is finally better than your dreams. -Dr. Seuss (c) francescomugnai.com
Blogger Francesco Mugnai, membuat kumpulan foto di blognya, tentang pasangan-pasangan yang masih setia sampai tua. Lewat kumpulan foto ini, ia ingin menyampaikan bahwa seperti apapun indahnya cinta di masa muda ini, kita semua ingin tetap mesra dan saling menemani sampai tua, seperti apa yang mereka jalani.
Waktu terus berjalan dan kita tidak bertambah muda. Kita akan makin tua dan sama-sama keriput. Kemudian anak cucu kita sudah mulai membina kehidupannya sendiri-sendiri, maka siapa lagi yang menjadi tumpuan hati kalau bukan pasangan kita yang ada di sisi.

Being deeply loved by someone gives you strength, while loving someone deeply gives you courage. -Lao Tzu (c) francescomugnai.comBeing deeply loved by someone gives you strength, while loving someone deeply gives you courage. -Lao Tzu (c) francescomugnai.com
Ladies, rasa bosan dalam sebuah hubungan itu pasti ada, namun jangan khawatir. Kata orang bijak, hal yang tak pernah cukup untuk kita dapatkan adalah cinta dan hal yang tak pernah cukup untuk kita berikan adalah cinta. Maka, sekalipun bosan itu datang, tak ada yang akan membuat Anda kehabisan cinta.

Love is that condition in which the happiness of another person is essential to your own. -Robert A. Heinlein (c)francescomugnai.comLove is that condition in which the happiness of another person is essential to your own. -Robert A. Heinlein (c)francescomugnai.com
Mungkin pasangan kita tak sempurna, namun nyatanya, kebanyakan orang mendapatkan cinta sejatinya bukan karena mereka sempurna. Melainkan menerima mereka dengan segala kurang dan lebihnya.
Semoga kita bisa menjadi pasangan yang setia hingga tua dan mengikuti jejak mereka yang tetap bersama meski raga tak lagi muda dan sempurna.

Demi Mengutarakan Perasaannya, Kakek Ini Rela Menunggu 62 Tahun



  Cinta adalah satu hal yang sangat misterius. Dia bisa datang kapan saja dan hadir di kehidupan siapapun tanpa melihat perbedaan atau latar belakangnya. Cinta akan memberikan kekuatan tidak terkira kepada seseorang untuk memperjuangkan orang yang dicintainya.
Cinta sejati juga tidak akan terhapus waktu. Dia akan terus tumbuh di hati seseorang seperti kisah seorang kakek bernama Howard Attebery. Howard saat ini sudah berusia 91 tahun dan tinggal di Amerika. Kisahnya dimulai pada tahun 1950 lalu seperti yang dilansir oleh Merdeka.com (25/11).
Howard muda bekerja di sebuah laboratorium kelautan di San Diego. Suatu hari, tanpa disengaja Howard bertemu seorang gadis cantik bernama Cynthia Riggs. Sosok Cynthia yang cantik dan lemah lembut membuatnya jauh cinta pada pandangan pertama. Mereka berkenalan dan menjadi teman.

Howard dan Cynthia (c) Merdeka.comHoward dan Cynthia (c) Merdeka.com
Saat itu, Howard dan Cynthia kerap kali bertukar catatan tentang pekerjaan mereka. Tapi malang, Howard hanya bisa memendam perasaannya karena dia tau sat itu Cynthia sudah mempunyai seorang kekasih. Howard tidak ingin merusak kebahagiaan Cynthia dengan mengatakan perasaanya. Dia hanya bisa terdiam dan merasa bahagia jika Cynthia juga bahagia.
Waktu pun bergulir dan mereka harus benar-benar berpisan karena sama-sama menemukan pasangan. Namun ternyata, Howard selalu menyimpan perasaannya di hati untuk Cynthia. Mereka menikah dengan pasangannya masing-masing.
Hingga satu hari, Cynthia menerima paket dari Howard yang berisi catatan-catatan pekerjaan mereka 62 tahun yang lalu. Howard juga berani mengatakan perasaannya dalam satu surat yang berisi 'Saya tidak pernah berhenti mencintaimu'. Cynthia tidak menyangka sama sekali akan hal ini. Dia bahagia dan menyambut baik perasaan Howard.
Pasangan ini akhirnya menikah pada usia 82 tahun. Memang jodoh tidak akan kemana, dan cinta akan menemukan jalannya. Bagaimana pendapat Anda tentang hal ini ladies?