Senin, 12 Maret 2012

It's time to change!! It's time t show him/her our love...........

John dan Jessica telah berumah tangga selama 7 tahun..Mereka saling
mencintai, namun Jessica sejak awal menutupi semua perasaan cintanya

terhadap John..Ia begitu takut apabila John mengetahui betapa ia mencintai

pria itu, John lantas meninggalkannya sebagaimana kekasih-kekasihnya selama

ini..Tapi tidak bagi John..Ia selalu menyatakan perasaan cintanya kepada

Jessica dengan tulus dan begitu terbuka..Setiap saat ketika bersama

Jessiaca, John selalu menunjukkan cintanya yang besar, seolah-olah itulah

saat akhir John bersama Jessica..


Jessica selalu bersikap tidak menyenangkan terhadap John..Setiap saat dia

selalu mencoba menguji seberapa besar cinta John terhadapnya..Jessica

selalu mencoba melakukan hal-hal yang keterlaluan dan diluar batas kepada

John..Meski Jessica tahu betapa hal itu sungguh salah, namun melihat sikap

John yang tetap berlaku baik padanya, membuat Jessica tetap bertahan untuk

melihat seberapa besar kesungguhan cinta pria yg dinikahinya itu..


Tahun pertama pernikahan mereka.....


Jessica bangun siang..Dia tidak sempat menyiapkan sarapan untuk John ketika

John hendak berangkat kerja..Namun John tetap tersenyum dan mengatakan,

"Tidak apa-apa..Nanti aku bisa sarapan di kantor.."


Saat John pulang dari kantor, Jessica tidak sengaja memasak makanan yang

tidak disukai John..Meski menyadari hal itu, Jessica tetap memaksakan agar

suaminya mau makan makanan itu..John tetap tersenyum dan berkata, "

Wah..sepertinya sudah saatnya aku belajar menghadapi tantangan..Masakanmu

sepertinya tantangan yang hebat, sayang...Aku sudah tidak sabar untuk

menyantapnya.."..Jessica terkejut, tapi tidak mengatakan apa-apa..


Tetapi Malaikat tahu betapa malam-malam saat Jessica terlelap John
memanjatkan doa,


" Tuhan..Di pagi pertama pernikahan kami Jessica tidak membuatkanku

sarapan..Padahal aku begitu ingin bercakap-cakap di meja makan bersamanya

sambil membicarakan betapa indah hari ini, di hari pertama kami menjalani

kehidupan baru sebagai suami istri..Tapi tidak apa-apa, Tuhan..Karena

sepertinya Jessica kelelahan setelah resepsi pernikahan kami tadi

malam..Bantulah kekasih hatiku ini, Tuhan agar dia boleh punya tenaga yang

cukup untuk menghadapi hari baru bersamaku besok..Tuhan, Engkau tau betapa

aku tidak bisa makan spaghetti karena pencernaanku yang tidak begitu

baik..Tapi sepertinya Jessica sudah bekerja keras untuk masak makanan

itu..Mampukan aku untuk menghargai setiap apa yang dilakukan istriku

kepadaku, Tuhan..Jangan biarkan aku menyakiti perasaannya meski itu tidak

mengenakkan bagiku......"


Tahun kedua pernikahan mereka....

John membangunkan Jessica pagi-pagi untuk berdoa bersama..Namun Jessica

menolak dan lebih memilih melanjutkan tidurnya..John tersenyum dan akhirnya

berdoa seorang diri..


Sore hari sepulang kantor, John mengajak Jessica berjalan-jalan ke

taman..Meski terpaksa, Jessica akhirnya mau juga ke tempat dimana dulu

perasaannya begitu berbunga-bunga saat bersama John..Tetapi Jessica menolak

rangkulan John, dan berkata, "Jangan, John..Aku malu.."..John tersenyum dan

berkata, "Ya, aku mengerti.." Jessica melihat kekecewaan dimata John, namun

tidak melakukan apapun untuk menghilangkan kekecewaan itu..


Tetapi Malaikat tahu betapa malam-malam setelah Jessica terlelap, John

memanjatkan doanya.." Tuhan..Ampuni aku yang tidak bisa membawa istriku

untuk lebih dekat padaMU pagi hari ini..Mungkin tidurnya kurang karena

pikirannya yang sedang berat..Tapi aku yakin, Tuhan besok Jessica mau

bersama-sama denganku bercakap-cakap kepadaMu..Tuhan, Engkau juga tahu

kesedihanku saat Jessica meolak kurangkul ketika ke taman hari ini..Tapi

tidak apa-apa..Dia sedang datang bulan, mungkin karena itu perasaannya juga

jadi lebih sensitive..Mampukan aku untuk melihat suasana hati istriku,

Tuhan..."


Tahun ketiga pernikahan mereka....


Mereka kini mempunyai seorang putera bernama Mark..Jessica menjadi tidak

pernah lagi meneruskan kebiasaannya membaca bersama John sebelum

tidur..Jessica semakin sering menolak ciuman John..


Jessica memarahi John habis-habisan sore itu ketika John lupa mencuci

tangan saat akan menggendong Mark ketika John pulang kerja..Jessica tahu

betapa hal itu membuat John terpukul..Namun idealismenya terhadap mendidik

Mark membuat Jessica mengabaikan perasaan John..Dan John tetap tersenyum..


Tetapi Malaikat tahu betapa malam-malam setelah Jessica terlelap, John

memanjatkan doanya.."Tuhan, Engkau tahu betapa sedih hatiku saat

ini..Semenjak kelahiran Mark, aku kehilangan begitu banyak waktu bersama

Jessica..Aku merindukan saat-saat kami membaca bersama sebelum tidur dan

menciuminya sebelum ia tertidur..Tapi tidak apa-apa..Dia begitu capek

mengurusi Mark seharian saat aku bekerja di kantor..Hanya saja, biarkanlah

dia tetap terus tertidur dalam pelukankua, Tuhan..Karena aku begitu

mencintainya..Sore tadi Jessica memarahiku karena aku lupa mencuci tangan

saat menggendong Mark, Tuhan..Aku begitu kangen pada anakku sehingga

teledor melakukan sebagaimana yg diminta istriku...Engkau tahu betapa aku

terluka akan kata-kata Jessica, Tuhan..Tapi tidak apa-apa..Jessica mungkin

hanya kuatir terhadap kesehatan anak kami Mark apabila aku langsung

menggendongnya..Kesehatan Mark lebih penting daripada harga diriku....."


Tahun keempat pernikahan mereka....


Jessica tidak ingat memasak makanan kesukaan John di hari ulang

tahunnya..Jessica terlalu sibuk belanja sehingga lupa bahwa John selalu

minta dibuatkan Blackforest dengan taburan coklat dan ceri diatasnya setiap

ulang tahunnya tiba..


Jessica juga lupa menyetrika kemeja John yang menyebabkan John terlambat ke

kantor pagi itu karena John terpaksa menyetrika sendiri kemejanya..Jessica

tau kesalahannya, namun tidak menganggap hal itu sebagai sesuatu hal yang

penting..


Tetapi Malaikat tahu betapa malam-malam setelah Jessica terlelap, John
memanjatkan doanya.."Tuhan, Untuk kali pertama Jessica lupa membuatkan

Blackforest kesukaanku di hari ulang tahunku ini..Padahal aku sangat

menyukai kue buatannya itu...Menikmati kue Blackforest buatannya membuatku

bersykur mempunyai istri yang pandai memasak sepertinya, dan merasakan

cintanya padaku..Namun tahun ini aku tidak mendapatinya..Tapi tidak

apa-apa..mungkin lebih banyak hal-hal lain yang jauh lebih penting daripada

sekedar Blackforest itu....Paling tidak, aku masih mendapatkan senyuman dan

ciuman darinya hari ini..Ampuni aku, Tuhan apabila tadi pagi aku lupa

tersenyum kepada Jessica..Aku terlalu sibuk menyetrika bajuku dan

memikirkan pekerjaanku di kantor..Jessica sepertinya lupa untuk melakukan

hal itu, meski aku sudah meminta tolong padanya tadi malam..Jangan biarkan

aku melampiaskan emosiku karena dampratan atasanku akibat keterlambatanku

hari ini kepada Jessica, Tuhan..Jessica mungkin keliru menyetrika kemeja

mana yang seharusnya kupakai hari ini..Lagipula, sepatuku begitu

mengkilap..Aku yakin Jessica sudah berusaha keras agar aku kelihatan

menarik saat presentasiku tadi..Terima kasih untuk kebaikan istriku,

Tuhan..."


Tahun kelima pernikahan mereka...


Jessica menampar dan menyalahkan John karena Mark sakit sepulang mereka

berenang..John terlalu asyik bermain-main dengan Mark sehingga tidak

menyadari betapa Mark sangat sensitive terhadap dinginnya air kolam renang,

yang mengakibatkan Mark terpaksa dirawat dirumah sakit....


Jessica mengancam akan meninggalkan John apabila terjadi apa-apa dengan

Mark..Jessica melihat genangan air mata di mata John, namun kekerasan

hatinya lebih menguasainya ketimbang perasaan John...


Tetapi Malaikat tahu betapa saat itu John lantas menuju ke Kapel rumah

sakit dan memanjatkan doanya sambil menangis.." Tuhan..Tadi Jessica

menamparku karena kelalaianku menjaga Mark sehingga dia sakit..Belum pernah

Jessica bersikap dan berkata sekasar itu padaku, Tuhan..Tapi tidak

apa-apa....Jessica benar-benar kuatir terhadap anak kami sehingga ia bersikap

demikian..Tapi Tuhan, aku begitu terluka saat ia mengatakan akan

meninggalkanku..Engkau tahu betapa ia adalah belahan jiwaku..Jangan biarkan

hal itu terjadi, Tuhan..Mungkin dia begitu dikuasai kekuatiran sehingga

melampiaskannya padaku..Tidak apa-apa, Tuhan..Tidak apa-apa..Asal dia

mendapat ketenangan, aku akan merasa bersyukur sekali..Dan sembuhkanlah

putera kami, Mark agar dia boleh kembali dapat ceria dan bermain-main

bersama kami lagi, Tuhan.."


Tahun keenam pernikahan mereka....


Jessica semakin menjaga jarak dengan John setelah kehadiran Rebecca, puteri

mereka..Jessica tidak pernah lagi menemani John makan malam karena menjaga

puteri mereka yang baru berusia 5 bulan..


Jessica juga menjual kalung berlian pemberian John dan menggantinya dengan

perhiasan lain yang lebih baru..Ketika John mengetahui hal itu, Jessica tau

John menahan amarahnya, namun Jessica berdalih, "John, itu hanya kalung

berlian biasa..Lagipula, aku bukan menjualnya, melainkan menukarnya denga

perhiasan yang lebih baru.."


Tetapi Malaikat tahu betapa malam-malam setelah Jessica terlelap, John

memanjatkan doanya.."Tuhan, Aku begitu kesepian melewatkan makan malam

sendirian tanpa Jessica bersamaku...Aku begitu ingin terus bercerita dan

tertawa bersamanya di meja makan..Engkau tau, itulah penghiburanku untuk

melepas kepenatanku setelah seharian bekerja di kantor..Tapi tidak

apa-apa..Rebecca lebih membutuhkan perhatiannya daripadaku..Lagipula, Mark

kadang-kadang mau menemaniku..Hanya saja, jangan biarkan aku memendam sakit

hati kepada Jessica karena menjual kalung pemberianku..Engkau tau begitu

lama aku menabung dan bekerja ekstra demi menghadiahinya kalung itu, hanya

untuk membuktikan terima kasihku padanya atas kesetiaan dan pengabdiannya

sebagai istriku dan ibu dari anak-anakku..Ampuni aku apabila tadi aku

sempat berpikir untuk marah padanya.."


Tahun ketujuh pernikahan mereka.....


Jessica sama sekali tidak mengindahkan kebiasaannya membelai kepala John

dan mencium kening suaminya sebelum John berangkat kantor..Padahal Jessica

tau, selama ini apabila dia lupa melakukannya, John selalu kembali kerumah

siang hari demi mendapatkan belaian dan ciuman Jessica untuknya..Karena

John tidak akan pernah tenang bekerja apabila hal itu belum dilakukan

Jessica padanya..Jessica tidak mengucapkan I LOVE YOU untuk kali pertama

dalam 7 tahun pernikahan mereka...


Dan di tahun ketujuh itu pula, John mengalami kecelakaan saat akan

berangkat ke kantor...Ia mengalami pendarahan yang hebat, yang membuatnya

terbaring tidak sadarkan diri di ranjang rumah sakit..


Jessica begitu terguncang dan terpukul...Ia begitu takut kehilangan John,

suami yang dicintainya..Yang selalu ada kapan saja dia butuhkan..Yang

selalu dengan tersenyum menampung semua emosi dan kemarahannya..Yang tek

pernah berhenti mengatakan betapa John mencintainya..Tak sedikitpun Jessica

beranjak dari sisi tempat tidur John..Tangannya menggenggam erat jemari

suaminya yang terbaring lemah tak sadarkan diri..Bibirnya terus mengucapkan

I LOVE YOU, karena ia ingat kalau ia belum mengatakan kalimat itu hari

ini..


Karena begitu sedih dan lelah menunggui John, Jessica tertidur...Dalam

tidurnya, malaikat yang selama ini mendengar doa-doa John pada Tuhan

membawa Jessica melihat setiap malam yg John lewatkan untuk mendoakan

Jessica..Ia menangis sedih melihat ketulusan dan rasa cinta yg besar dari

John padanya..Tak sedikitpun John menyalahkannya atas semua sikapnya yang

tidak mempedulikan perasaan dan harga diri John selama ini..Alih-alih

demikian, John malahan menyalahkan dirinya sendiri..Jessica menangis

menahan perasaannya..Dan untuk kali pertama dalam hidupnya, Jessica berdoa,


"Tuhan, ampuni aku yang selama ini menyia-nyiakan rasa cinta suamiku

terhadapku..Ampuni aku yang tidak memahami perasaan dan harga dirinya

selama ini..Beri aku kesempatan untuk menunjukkan cintaku pada suamiku,

Tuhan..Beri aku kesempatan untuk meminta maaf dan melayaninya sebagai suami

yang kucintai.."


Dan ketika Jessica terbangun, Ia melihat pancaran kasih suaminya

menatapnya.."Kamu keliatan begitu lelah, sayang..Maafkan aku yang tidak

berhati-hati menyetir sehingga keadaannya mesti jadi begini dan membuatmu

kuatir..Aku tidak konsentrasi saat menyetir karena memikirkan bahwa kau

lupa mengatakan I LOVE YOU padaku.."..Belum selesai John berbicara, Jessica

lantas menangis keras dan menghambur ke pelukan suaminya..


"Maafkan aku, John..Maafkan aku....I LOVE YOU..I really Love you..Kaulah

matahariku, John...Aku tidak bisa bertahan tanpamu...Aku berjanji tidak akan

pernah lupa lagi mengatakan betapa aku mencintaimu..Aku berjanji tidak akan

pernah mengabaikan perasaan dan harga dirimu lagi..I LOVE YOU, John..I LOVE

YOU..."


Berapa banyak diantara kita yg menjadi seperti Jessica? Yang mengabaikan
perasaan kekasih hati kita demi kepentingan diri kita sendiri?Jangan sampe

terjadi sesuatu yang berat untuk kita lalui demi menyadari betapa

berharganya orang-orang yang mengasihi kita..


Lebih dari itu, cinta yang sesungguhnya adalah ketika kita bisa seperti

John, yang mengabaikan kepentingan dirinya dan perasaannya demi menjaga dan

menunjukkan cintanya kepada pasangannya..Yang menjadikan pasangan hidup

kita sebagai subjek untuk dikasihi dan dilayani, bukan sebaliknya..


Semoga memberi makna untuk kita semua..

2 komentar: